Rintik Cinta di Kota Senja

Di sebuah kota yang selalu mempesona di senja hari, terdapat kisah cinta antara ratu dan kania yang tumbuh seiring dengan rintik hujan senja. Mereka menemukan keajaiban cinta di antara warna-warna matahari terbenam dan suara lembut hujan yang menari di jendela. Kemudian mereka bertemu di salah satu taman dengan penuh bunga yang sama cantiknya seperti kisah di film-film hollywood . Salah satunya Daisy, Daisy adalah bunga berwarna putih dengan putik berwarna kuning ditengahnya, Daisy merupakan bunga favorit ratu. Bagi Ratu daisy sangat menggambarkan pujaan hatinya, yang bernama Kania. Kania melihat ratu memandang bunga daisy di sekitar bangku taman. Ia menghampiri dan berkata, "cantik ya bunganya." "Iya, cantik." ucapnya. sembari memetik bunga Daisy Kania memikirkan kalau ternyata kota senja selalu punya cara sendiri untuk membuat dua orang saling bertemu. Senja. Langitnya jarang benar-benar biru, lebih sering jingga atau merah merona seperti pipi ratu ketika tersenyum ke kania yang baru saja ia sapa. Di kota inilah kania belajar bahwa cinta tak selalu harus bertemu di tempat ramai. Ratu menyadari Kania sedang melamun, ia menghampiri-nya dan berkata, “Daisy ini tidak akan terlihat indah jika tidak ada kamu di sampingku." "Aku suka hujan." Kania menyukai hujan. Ia terkadang berdiri di balik jendela kamarnya, memperhatikan air yang seolah sedang menari di kaca. Ia melihat bayangannya di jendela. Rambutnya selalu terikat sederhana, matanya menyimpan cerita yang jarang ia bagi. Kania bukan tipe perempuan yang mudah untuk jatuh cinta. Ia percaya bahwa perasaan adalah sebuah rumah dan rumah tak boleh dimasuki sembarang orang. Kemudian hujan turun tanpa peringanan bak piring di atas awan. Ya.. hujan turun tanpa peringatan. Kota senja berubah menjadi mengabu, dan lampu taman menyala lebih cepat dari biasanya. Kania dan ratu langsung berlari untuk mencari tempat berteduh. Singkat cerita, ratu memberikan cincin bunga ke arah kania dan Kania menerimanya. Dan mereka berpacaran selamanya.
Rintik Cinta di Kota Senja
0

Writers
camiaadumpy frog
Publish Date
1/23/2026

0 Comment

Log in to add comment